Taman Sriwedari Setelah dari Museum Batik Danarhadi dan makan bakso di Jl. Slamet Riyadi, kami balik ke Homestay dengan kondisi perut kekenyangan, rebahan sebentar, terus beli sendal jepit di warung depan Homestay...
Lumayan jauh juga lho kami jalan kaki. Efek kekenyangan, jalannya jadi gigi satu. Alias alon-alon asal kelakon. Melihat Pusat Grosir Solo, tergoda hati ingin belanja. Tapi kan kami kesini utamanya mau jalan-jalan...
Wisata akademik. Gitu kami menamakannya. Sebelumnya saya pernah ke UNS, tapi untuk ngasih pelatihan buat dosen-dosennya. Nggak sempat menikmati suasana kampusnya. Jadilah saya komporin Bhekti dan Mbak Yanti buat ke UNS...
Kau, adalah seorang sahabat yang memberiku pemakluman lebih. Tidak memandangku sebelah mata, meskipun saat itu penampilanku bertolak-belakang denganmu. Santun tingkah lakumu, ringan tanganmu, halusnya tutur katamu...
Hari kedua di bulan September. Meskipun sudah masuk bulan “ber-ber”, ternyata musim berbalik. Malah jadi kemarau sekarang. Panas terik, debu-debu berterbangan, jalanan rusak, ditambah macet pula. Wuahhh...