Last day in Bandung

Last Day in Bandung

Setelah 20 tahun berlalu, akhirnya saya memutuskan untuk benar-benar meninggalkan tanah parahyangan. Tanpa ada yang disisakan di kota ini. Yes, today is my last day in Bandung.

Bandung Bagiku….

Ada quotes yang ditulis oleh Pidi Baiq, yang mungkin saat ini sangat mewakili perasaan saya.

“dan Bandung, bagiku, bukan cuma urusan wilayah belaka. Lebih jauh dari itu, melibatkan perasaan yang bersamaku ketika sunyi.”

Pidi Baiq

Lebih dari separuh hidup saya, saya habiskan di Kota ini. Meskipun sering saya tinggalkan untuk bertugas di kota lain, namun tetap saja. Bagi saya ketika menyebut nama “Bandung” itu berarti pulang.

Bunga di kota kembang, last day in bandung
Bunga di Kota Kembang
Kopi dan Buku, last day in bandung
Kopi dan Buku, last day in bandung

Perasaan Meninggalkan Kota Kembang Setelah 20 tahun

Buat saya, Bandung adalah pulang yang sebenarnya. Saya datang ke kota ini di tahun 2003 untuk menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Bandung, lalu saya bekerja, Sekolah S1 di Universitas Pasundan, hingga akhirnya saya menyelesaikan S2 saya di Universitas Padjadjaran.

Last day in Bandung
Indahnya langit Bandung di Dago atas

Lalu sekarang, saya meninggalkan kota yang indah ini di 26 Februari 2023. Rasanya campur aduk. Meskipun jarak dari Jakarta ke kota ini hanya beberapa jam saja, tapi ketika tidak ada “rumah” disini, rasanya mungkin tak akan sama. Entahlah. Saya juga tidak tahu rasa pastinya seperti apa. Ketika nanti, saya ke Bandung adalah untuk berkunjung. Bukan untuk pulang lagi.

Orang bilang, rasa kehilangan hanya akan ada bila kau pernah memilikinya. Mungkin saya terlalu merasa memiliki kota ini, sehingga berat untuk meninggalkan.

baca juga: Pengalaman hiking ke Tahura Juanda

Selamat Tinggal, Kota Kenangan

Kota yang sudah sangat saya kenal setiap sudutnya. Baik yang menjadi spot terkenal, atau bahkan hidden gemsnya. Berikut dengan macetnya, banjirnya, dan rahasianya. Juga dengan cinta, rindu, dan jejak perjuangannya. Termasuk kenangan manis dan pahit yang menyertainya.

InsyaAllah saya akan menata masa depan yang lebih baik, di kota lain. Selain itu, saya berencana untuk melanjutkan studi, ke negara lain. Menapaki dunia luar setelah bertahun-tahun berkecimpung di negeri sendiri.

Terima kasih untuk 20 tahunnya, Bandung.

Itu saja dari saya.

Bandung, 26 Februari 2023.

Arum Silviani.

Post terkait:

Arum Silviani

Lecturer, Travel Blogger and Founder of Antasena Projects

2 comments

AdBlocker Message

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.