Halo semuanya, kalian apa kabar? Saya mau sharing pengalaman naik Bus dari Kota Kinabalu ke Brunei Darussalam bulan Mei lalu. Nama busnya Sipitang Express. Keberangkatan dari KK Sentral dengan tujuan akhir Pasar Gadong, Brunei Darussalam. Seperti apa pengalaman naik bus menembus border negara? Apa saja tantangannya? Yuk simak catatan perjalanan saya.
Buat kalian yang baru main ke blog ini, lihat perjalanan saya sebelumnya disini:
- Itinerary 3D2N di Brunei Darussalam
- 2 Hari 1 Malam di Kota Kinabalu, Malaysia.
- Itinerary Sehari di Ipoh, Malaysia
- Itinerary Solo Traveling Malaysia 5H4N
- Itinerary 3D2N Purwokerto
- Itinerary 4D3N Yogyakarta
- Itinerary Wisata Lasem, Jawa Tengah
- 5 Hari Keliling Bandung
Harga Tiket Bus Sipitang Express
Kembali ke Bus Sipitang Express. Harga tiketnya RM 150, atau sekitar Rp675.000. Tergantung Kurs MYR to IDR.
Tiketnya bisa dibeli melalui website busonlineticket.com atau aplikasi Easybook.
Pembayaran bisa pakai kartu berlogo Visa atau Mastercard. By the way ini saya nggak diendorse oleh pihak manapun. Saya memang niat mereview supaya bermanfaat buat kalian semua.
Jadwal dan Jam Keberangkatan Bus Sipitang Express
Buat kalian yang mau nyobain Bus Sipitang Express, ini jadwalnya:
- KK Sentral (Imayu Shopping mall) ke Brunei Darussalam: Senin, Rabu, Jumat, jam 07.30 AM.
- Brunei Darussalam (Gadong) ke KK Sentral: Selasa, Kamis, Sabtu jam 08.00 AM.
Catatan: Busnya nggak berangkat setiap hari ya, tapi 2 hari sekali. Silakan jadwal ini disimpan dan di-share untuk itinerary kalian.
Kabin Bus Sipitang Express
Lanjut, kursinya konfigurasi dua-satu, dengan kapasitas 31 seat. Menurut saya kursinya nyaman, empuk dan ergonomis.
Reclining seat dengan legroom yang cukup luas, dan terdapat sandaran kaki yang bisa diatur agar kita bisa tiduran. Tapi saya nggak pakai ini sih, karena saya bolak-balik naik turun bus sampai beberapa kali untuk pemeriksaan paspor.


Selain itu, kabinnya juga lega. Kita bisa menaruh barang-barang yang tidak terlalu besar di kabin bus.
Saat berjalan, bus sangat mulus dengan suspensi yang sangat baik, hening, dan nggak bau Bus. Artinya, sirkulasi udaranya sangat terjaga.
Di dalam bus ada wifi yang kencang dan selalu lancar semenjak perjalanan dari KK Sentral sampai Brunei Darussalam.
Jadi buat kalian nggak usah khawatir kehilangan koneksi. Kalian juga bisa isi data MDAC atau Brunei Arrival Card dari dalam Bus.
Kalian bisa lihat kabinnya disini: Review Bus Sipitang Express
Kapasitas Bagasi
Saya bawa koper kabin 20 inch, masuk bagasi yang letaknya di bawah bus. Kalau kalian bawa koper 24 inch juga masih boleh. Asal jangan over baggage ya. Nanti bisa kena charge lagi. dan bisa merepotkan kalian sendiri.
Selama perjalanan, kalian akan naik turun imigrasi, dan barang bawaan tidak dibawa. Yang dibawa cukup barang berharga saja seperti handphone, laptop, kamera, dan paspor tentunya.
Setahu saya, pemeriksaan bus dilakukan terpisah dengan pemeriksaan orang. Jadi biasanya kita turun duluan, lalu bus diperiksa oleh petugas imigrasi saat kita di wawancara di pos.
Pemberhentian Bus dan Lama Perjalanan
Kalau di Kota Kinabalu, Bus Sipitang Express berawal dari Mamayu Shopping Mall atau sering disebut KK Sentral.

Sedangkan di Brunei Darussalam, Terminal Bus Sipitang Express ada di Gadong. Dekat sekali dengan area Gadong Night Market.

Pemberhentian ada di 8 pos imigrasi yang nanti saya bahas di postingan berikutnya. Selain itu, bus Sipitang Express berhenti di 2 tempat.
Pertama di Beafort untuk sarapan sekitar 30 menit, dan kedua di Lawas untuk sholat dan makan siang selama 1 jam.

Total perjalanan dari Kota Kinabalu ke Brunei Darussalam adalah 10 jam. Meskipun saat beli tiket bus estimasi perjalanan selama 9 jam, tapi karena saat itu weekend (saya berangkat hari Jumat pagi dari Kota Kinabalu), sehingga antrian saat masuk ke Brunei cukup panjang.
Menurut saya, meskipun waktu perjalanannya lama, tapi tidak melelahkan atau membosankan sama sekali.
Justru seperti sedang Trivia gitu guys. Seperti mengumpulkan Pokemon, tapi ini cap imigrasi. Seru pokoknya.
Sebenarnya, jarak Kota Kinabalu ke Brunei Darussalam hanya 4 jam saja, tapi ya karena kita 8 kali berhenti di Pos Imigrasi, jadi waktunya mencapai 9-10 jam.
Baca juga: 2 Hari 1 Malam di Kota Kinabalu, Malaysia.
Rekomendasi Area Penginapan di Brunei Darussalam
Buat kalian yang mau ke Brunei, saya rekomendasikan kalian menginap di area Gadong. Karena selain dekat dengan mall dan pusat kuliner, setidaknya di malam hari kalian masih bisa lihat ada keramaian.

Berbeda dengan di Bandar Seri Begawan Pusat, yang memang pusat pemerintahan. Menurut beberapa follower saya yang pernah menginap di area itu, disana ada jam malam.
Lebih dari jam 9 malam, akan ada polisi yang meminta kita untuk segera kembali ke hotel dan tidak berjalan-jalan di area tersebut.
Baca juga: Itinerary 3D2N di Brunei Darussalam
Keramahan Kru Sipitang Express
Tak lupa, kru Sipitang Express ini sangat ramah, luar biasa helpful, dan memberikan service excellence. Mereka bisa tiga bahasa, Melayu, Inggris, dan Mandarin.
Terima kasih banyak buat Pakcik Kru Sipitang Express, yang karena hari itu sebagian besar dari kami adalah orang asing, dan perempuan, beliau-beliau sangat membantu sekali mulai dari proses imigrasi, hingga memastikan kami selamat sampai ke hotel.
Berkah dan sehat selalu ya Pakcik…
Terima kasih dan Salam hangat dari Indonesia.
Lesson Learned Naik Bus dari Kota Kinabalu ke Brunei Darussalam
Menurut saya, naik bus dari Kota Kinabalu ke Brunei Darussalam adalah pilihan terbaik yang pernah saya ambil saat traveling. Petualangan yang wajib dicoba minimal satu kali selama hidup.
Kalau kalian mau liburan, mungkin bakal bete ya naik Bus dari Kota Kinabalu ke Brunei atau sebaliknya. Tapi buat kalian para traveler sejati, yang menikmati perjalanan daripada tujuan itu sendiri, saya sangat merekomendasikan kalian mencoba bus antarnegara ini.
Gimana ya…beda aja gitu. Benar-benar vibes travelernya dapet, tapi kita nggak perlu jauh-jauh pindah benua. Kita juga dapat teman perjalanan senasib sepenanggungan.
Saat itu penumpang bus cukup banyak, tapi nggak penuh. Dari yang semula nggak kenal sama sekali, pas turun jadi bestie.
Bahkan disitu saya yang tadinya pergi berempat, jadi berlima. Karena ada Riani, seorang penumpang yang ternyata dari Jakarta. Akhirnya kami ajak dia barengan main di Brunei Darussalam.

Buat kalian yang mau main ke Kota Kinabalu atau Brunei Darussalam, bisa lihat postingan saya sebelumnya. Atau tuliskan di kolom komentar, apa lagi yang mau dibahas?
Post Terbaru:
- Melintasi Border Antar-negara: Naik Bus dari Kota Kinabalu Malaysia ke Brunei Darussalam!
- Pertama Kali ke Brunei Darussalam: Itinerary 3D2N di Bandar Seri Begawan
- Sehari di Kota Kinabalu, Kota yang Introvert Friendly!
- BSD ke Bandung Naik Kereta Parahyangan Fakultatif
- Cerita Tentang Anjloknya Kereta Api Ciremai, dari POV Penumpang KA Parahyangan Fakultatif




Add comment