Black Suite, Outfit Kerja di Gading Serpong

Tantangan Memilih Outfit Kerja di Gading Serpong, Sebuah Kawasan yang Mataharinya serasa Ada 6!

Hai, kalian ada kabar apa seminggu belakangan? Masih kuat kan puasa di hari ke-19 Ramadhan ini? Kuat dong ya…karena saat ini kesempatan tubuh kita untuk overhoul. Pemeliharaan fungsi organ, sekaligus recharge iman. Saya mau cerita lagi nih. Mumpung hari Minggu dan belum banyak gangguan pekerjaan. Kali ini tentang outfit kerja di Gading Serpong dan Jakarta.

Tentang Thoughts:

Gading Serpong yang Serasa Punya 6 Matahari

Setelah nggak tinggal di Bandung, jujur saya tuh suka bingung mau pakai outfit apa. Ini cerita atau curhat ya? Mmm…anggaplah itu keduanya.

Dibandingkan dengan suhu di Kota Bandung, di BSD bisa sampai 10 derajat lebih tinggi. Oleh karena itu, akhirnya banyak sekali baju saya yang sulit untuk dipakai disini. Sekalinya saya coba pakai outfit ala Bandung di BSD, itu rasanya seperti sedang berjalan di bawah bara api.

Panas banget!

Niat hati ingin bergaya seperti tren terkini Milan Fashion Week for Working Outfit. Namun, yang terjadi malah banjir keringat dan sangat tidak nyaman.

Meskipun saya bekerja di ruangan ber-AC, tapi tetap saja kan, kalau mau berangkat kita harus melewati ruang terbuka. Walau cuma sebentar, itu rasanya seperti kesetrum. Menyengat.

Ada suatu waktu di bulan Agustus dua tahun lalu, suhu menyentuh angka 38 derajat celcius. Bayangkan saja, bagaimana panasnya jika kita mengenakan outfit ala Bandung di tempat ini. Saat saya berjalan dari tempat parkir menuju gedung, otak saya berpikir, seperti inikah simulasi di padang mahsyar?

Aduh semoga kita nanti di padang mahsyar termasuk golongan yang disayangi oleh Allah, supaya adem pada saat hari pertimbangan amal. Aamiin…

Outfit Mengajar dan Bekerja di Gading Serpong dan Jakarta

Jujur saja, saya menyadari banyak outfit saya yang sudah tidak sesuai musim dan cuaca. Meskipun demikian, mau beli outfit baru juga rasanya sayang sekali. Sudah terlalu banyak baju menumpuk di lemari.

Akhirnya style saya jadi begitu-begitu saja. Black Suite, and then Blazer, and Another Black Suite, and another Black blazer.

Black Suite (Again), Outfit Kerja di Gading Serpong
Black Suite (Again), Outfit Kerja di Gading Serpong
Black Suite, Outfit Kerja di Gading Serpong
Black Suite, Outfit Kerja di Gading Serpong

Sampai pernah ada mahasiswa saya yang tanya,

“Ibu, suka banget warna hitam ya?”

Padahal bukan masalah suka warna hitamnya, melainkan saya memilihnya supaya tidak terkena decision fatigue setiap mau berangkat ke kampus. Sudah capek menyiapkan materi dan bahan ajar setiap hari, saya enggan dilelahkan dengan memilih outfit lagi.

Juga, pakaian saya yang aneka warna itu, sudah tidak bisa digunakan di Gading Serpong dan Jakarta. Terlalu tebal dan sangat panas.

Another Black Suite, Outfit Kerja di Gading Serpong
Style for coming to the Byte Dance Jakarta
Casual Look for coming to the Byte Dance Jakarta
Casual Look (black again)

Alasan lain, saya kurang percaya diri kalau mau tampil beda di Jakarta/BSD.  Karena di lingkungan saya kebanyakan mengenakan pakaian normal dan formal.

Blazer and White Pants, Work Outfit in Jakarta
Blazer and White Pants, Work Outfit in Jakarta
Batik Day, Outfit Kerja di Gading Serpong
Batik Cimahi

Atau…mungkin saya lewatnya tempat mainstream ya? Dan pekerjaan saya juga boleh dibilang di sektor formal. Sehingga, rasanya kurang cocok kalau mengeksplor outfit, seperti saat saya jadi project manager dulu.

Intinya, disini beda dengan warga Bandung yang lebih berekspresi pada saat OOTD-an ke kantor atau kampus.

Melihat Mahasiswa yang Mengenakan Outfit Unik

Kendatipun demikian, saat di depan kelas saya menemukan yang seperti ini. Ada mahasiswa yang ke kampus pakai jaket Shopeefood, lalu membawa keceriaan di kelas kami.

Mahasiswa Cosplay Shopee Food
Mahasiswa Cosplay Shopee Food

Faktanya, ternyata yang penting bukan outfitnya, melainkan siapa orang-orang di sekitar kita. Mau pakai outfit seperti apapun, akan tetap bermakna jika orang di sekitar kita menyenangkan.

Peluk kalian dari jauh….

Post Terbaru:

Arum Silviani

Lecturer, Travel Blogger and Founder of Antasena Projects

Add comment

Selamat datang di Rumah Arum,

Hai teman-teman, Arum Silviani disini. Saya adalah seorang travel blogger, Praktisi Digital Marketing and Communication, Founder Antasena Projects, dan juga Dosen di Fakultas Bisnis UMN yang suka traveling. Website yang berisi Info Traveling, Kuliner, dan Gaya Hidup yang Indonesia Banget! Disini kalian akan saya suguhi keindahan Indonesia, dari POV warga lokal.

Arum Silviani

Lecturer, Travel Blogger and Founder of Antasena Projects

Advertisement

Small ads

Arum’s Archieve

Contact Me for Business Inquiry & Collaboration

AdBlocker Message

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.