Gerbong Kereta Sawunggalih

Review Kereta Sawunggalih Siang dan Cara Memilih Kursi [Update 2026]

Hai kalian semuanya, semoga dalam keadaan baik ya…waktu nulis ini, saya lagi di kereta Sawunggalih menuju Purwokerto. Jadi sekalian saja saya review kereta Sawunggalih Siang sekaligus ngasih tahu ke kalian cara memilih kursi di kereta Sawunggalih Siang (Tambahan).

Cerita lengkap keberangkatan saya dari Stasiun Pasar Senen sudah saya ulas disini, biar nyambung, kalian baca dulu ya…

Pengalaman Naik Kereta dari Stasiun Pasar Senen Jakarta

Post Terkait Review Kereta Api

Gerbong Ekonomi Premium Kereta Api Sawunggalih

Akhirnya setelah 10 menitan menunggu di Peron Stasiun Pasar Senen, kereta Sawunggalih tiba. Jadi kereta ini tuh nggak ada kelas eksekutifnya. Hanya ada kelas ekonomi, tapi ekonomi premium. Bukan ekonomi yang berdiri tegak dan bikin encok itu. Kurang lebih gerbongnya ada 8 premium.

Penampakan samping kursi Kereta Sawunggalih Siang
Penampakan samping kursi

Cara memilih kursi yang sejalan dengan arah jalannya kereta beda-beda tiap gerbongnya. Tapi saya ada di Gerbong premium 6. Dari Jakarta menuju Kutoarjo, kursi yang searah dengan jalannya kereta adalah nomor 1-10.

Kalau kalian mau pilih kursi yang berhadapan, bisa pesan no. 10 dan 11.

Kalau dari arah Kutoarjo menuju ke Jakarta, berarti sebaliknya ya. Kursi yang searah dengan jalannya kereta adalah No. 11-20.

Hanya saja rangkaian kereta ini kadang tidak pasti. Suka berubah-ubah tergantung dari pihak KAI.

Kursi premium yang bisa reclining seat
Kursi premium yang bisa reclining seat

Jadi Orang Pertama dan Satu-satunya di satu Gerbong Kereta

Entah karena weekday, atau memang keretanya sepi, pagi ini saya kaget banget saat masuk kereta. Kosong melompong. Hanya saya seorang yang masuk ke Gerbong Premium 6 ini.

Gerbong Kereta Sawunggalih
Sendirian di Gerbong Kereta Sawunggalih
Leg Room di Kereta Sawunggalih
Leg Room di Kereta Sawunggalih

Saat saya lagi celingukan, ada 2 orang bapak-bapak yang masuk. Alhamdulillah, pikir saya. Nggak kebayang saya kalau naik kereta ini sendirian dalam perjalanan malam. Ngeri-ngeri sedap gimanaa gitu.

Kata bapak yang duduk di ujung gerbong, “Nanti di Jatinegara biasanya ada banyak yang naik teh. Tenang aja.”

Saat sampai di Jatinegara…

Ada sih yang naik…tapi nggak banyak.

Saat sudah mau sampai ke Purwokerto pun, kondisi kereta masih begini. Nggak apa apa sihh saya sukaa hahaha…

Kondisi Kereta Sawunggalih  mendekati Stasiun Purwokerto, Review Review Kereta Sawunggalih
Kondisi Kereta Sawunggalih mendekati Stasiun Purwokerto

Kalian yang introvert pasti senang. Meskipun yaa…kalau ada anak-anak gitu. Suka nyetel hape kenceng-kenceng tanpa headset.

Oh iya soal charger. Saya tanya temen saya yang kerja di KAI, Rasyid. Saya boleh pinjam charger ngga sih ke petugas KAI?

Gerbong Restorasi kereta Sawunggalih Siang, Review Kereta Sawunggalih
Gerbong Restorasi Kereta Sawunggalih

Dan Rasyid menjawab, bisa mbak. Datang aja ke Kereta makan, pasti banyak petugas yang standby dan punya charger. Akhirnya saya datang ke kereta makan, terus dikasih pinjam charger hp sama mas petugasnya. Duh makasih banget ya mas, maaf saya nggak inget namanya.

Jadi sementara saya makan pop mie sambil ngopi with view di restorasi KAI, handphone saya pun ikut “makan”. Nanti soal charger gimana lagi, saya akan cari di Purwokerto, atau pinjam sama mas hotel. Haha…

Pemberhentian Kereta Sawunggalih Siang

Nah buat kalian yang baru akan naik Kereta Api Sawunggalih Siang, kalian bisa lihat informasi ini. Pemberhentian Kereta Sawunggalih dari Jakarta ke Kutoarjo, dan rute sebaliknya.

Dari Jakarta-Kutoarjo

  • Stasiun Jakarta Kota
  • Stasiun Pasar Senen.
  • Stasiun Jatinegara,
  • Stasiun Bekasi,
  • Stasiun Cirebon,
  • Stasiun Prupuk,
  • Stasiun Bumiayu,
  • Stasiun Purwokerto,
  • Stasiun Kroya,
  • Stasiun Gombong,
  • Stasiun Karanganyar,
  • Stasiun Kebumen,
  • Stasiun Kutoarjo

Dari Kutoarjo-Jakarta

  • Stasiun Kutoarjo,
  • Stasiun Kebumen,
  • Stasiun Karanganyar,
  • Stasiun Gombong,
  • Stasiun Kroya,
  • Stasiun Purwokerto,
  • Stasiun Bumiayu,
  • Stasiun Prupuk,
  • Stasiun Cirebon,
  • Stasiun Bekasi,
  • Stasiun Jatinegara,
  • Stasiun Pasar Senen.
  • Stasiun Jakarta Kota

Review Kereta Sawunggalih Siang

Setelah merasakan langsung, maka saya kasih kesimpulan review kereta Sawunggalih Siang:

Two Thumbs UP!

Bahkan buat saya yang suka mager naik ekonomi, kereta ini nyaman banget sih!

Ekonomi rasa eksekutif. Pelayanannya sama gercepnya, sama ramahnya. Gerbongnya sama bersihnya dengan gerbong eksekutif, juga sama modernnya. Soal waktu tempuh, beda sekitar 30 menit lah dari kereta eksekutif. Menurut saya worth banget.

Oh iya, saya mau kasih tau ke kalian, soal kebersihan, KAI tuh jauuuuuh lebih bersih daripada kereta di Malaysia. Nggak apa apa akan ya review jujur. Saya bangga banget sama mas dan mbak petugas KAI. Baik petugas layanan maupun kru kebersihan. Top banget.

Highly Recommended kalau kalian mau naik kereta ini. Saya pun jatuh cinta karenanya, masa kalian enggak?

Yuk traveling kemana lagi kita?

Post Terbaru:

Arum Silviani

Lecturer, Travel Blogger and Founder of Antasena Projects

Add comment

Selamat datang di Rumah Arum,

Hai teman-teman, Arum Silviani disini. Saya adalah seorang travel blogger, Praktisi Digital Marketing and Communication, Founder Antasena Projects, dan juga Dosen di Fakultas Bisnis UMN yang suka traveling. Website yang berisi Info Traveling, Kuliner, dan Gaya Hidup yang Indonesia Banget! Disini kalian akan saya suguhi keindahan Indonesia, dari POV warga lokal.

Arum Silviani

Lecturer, Travel Blogger and Founder of Antasena Projects

Advertisement

Small ads

Arum’s Archieve

Contact Me for Business Inquiry & Collaboration

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.